CARAPANDANG.COM- Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara menjamin penerimaan negara bukan pajak (PNBP) tetap aman meski ada Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara).
Dengan beralih sistem pengelolaan BUMN ke Danantara, maka setoran dividen dari perusahaan-perusahaan pelat merah bakal masuk ke pos Danantara, bukan ke pos PNBP seperti sebelumnya. Hal ini membuat Danantara dikhawatirkan dapat mengurangi PNBP, yang pada akhirnya berpengaruh terhadap defisit APBN.
Namun, dalam kegiatan CNBC Indonesia Economic Outlook 2025 di Jakarta, Rabu, Suahasil menjelaskan bahwa setoran PNBP tak hanya berasal dari satu sumber. Masih ada pos penerimaan lainnya yang bisa menopang kinerja PNBP.
“Kalau pertanyaannya spesifik kepada PNBP, penerimaan ini berasal dari aktivitas ekonomi, yang bisa dari sektor pertambangan, pelayanan, dan berbagai sektor lainnya. Jadi, tidak ada masalah dalam hal itu,” ujarnya.
Wamenkeu menambahkan fokus pemerintah saat ini adalah mendorong intensifikasi kegiatan ekonomi. Makin tinggi kegiatan ekonomi, maka PNBP maupun penerimaan negara secara keseluruhan akan meningkat.
“Ada beberapa kegiatan ekonomi yang menjadi fokus dan landasan pekerjaan kita di bidang ekonomi. Nantinya, APBN akan mengikuti. Dalam hal ini, APBN berperan dalam menentukan alokasi penerimaan negara untuk benar-benar mendorong kelanjutan dan perputaran kegiatan ekonomi,” lanjut dia.